Sabtu, Januari 02, 2010
   
TEXT_SIZE

Laskar Rakyat

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 

Laskar Pelangi sedang menjulang. Filmnya melampaui popularitas Ayat-ayat Cinta.

Elektabilitas film Laskar Pelangi juga lebih tinggi. Maksudnya, penontonnya lebih banyak. Siapa yang menentukan? Tentu saja rakyat (baca: penonton). Memang ada faktor novel, penulis, sutradara, kru film, para pemain film, dan pastilah ada kekuatan iklan.

Sama juga dengan urusan pilpres. Aktor utama dari kemenangan seorang capres adalah rakyat. Boleh saja calonnya dinilai hebat. Atau karena modal duitnya besar, iklannya bertubi-tubi, bendera berjajar di sepanjang negeri, baliho dan spanduk mengalahkan iklan-iklan komersial, dan sebagainya. Boleh juga karena partai pengusungnya besar, kuat dan berpengalaman. Atau karena punya jaringan politik yang berlipat-lipat sampai ke tingkat bawah. Bahkan boleh karena punya konsultan politik dan tim sukses yang pinunjul. Tetap saja yang memegang kunci adalah rakyat pemilih.

Karena itu, tim-tim sukses capres (baca: masih bakal, belum punya kendaraan), apapun namanya: apakah Tim Pelangi Perubahan, Laskar Pelangi, Laskar Cinta, Komunitas Percaya, dan sebagainya hanyalah bagian kecil dari kesuksesan seorang capres dalam pertarungan politik pilpres. Sehebat apapun menjual kecap, apakah kecap perubahan, kecap peduli rakyat, kecap pengabdian, kecap wakaf umur, kecap perbuatan, kecap regenerasi kepemimpinan, kecap ketegasan, kecap keberanian, dan sebagainya, yang menentukan tetap saja rakyat.

Boleh jadi Laskar-laskar itu dikomandani oleh ahli politik, pengamat politik, intelektual, seniman, penulis, sineas, budayawan, pensiunan jenderal, mantan polisi, politisi senior, politisi loncat pagar, bekas aktivis, pengusaha, orang kaya, dan sebagainya, yang semuanya hebat-hebat dan luar biasa popular, tetap saja tidak akan mampu memastikan arah pilihan rakyat. Rakyat adalah pemegang kedaulatan demokratik.

Kita cap lupa bahwa rakyat punya selera. Kita sering alpa bahwa rakyat berbekal pengalaman dan kearifan politik. Kita suka meremehkan kenyataan bahwa rakyat adalah kekuatan yang makin mandiri. Kita juga kadangkala melupakan bahwa rakyat makin cerdas, kalkulatif dan tidak mudah diombang-ambing oleh janji-janji kosong. Rakyat kita makin menjadi pemilih, dan bukan lagi kerumunan politik. Meskipun benar ada sebagian yang masih berkultur pejah-gesang (hidup-mati) ikut partai atau tokoh tertentu.

Survei membuktikan bahwa popularitas dan elektabilitas partai dan Capres bisa naik-turun. Jika dipandang baik oleh publik, naik elektabilitasnya. Sebaliknya, jika dinilai "menyebalkan", rakyat protes dan akibatnya elektabilitas bisa turun. Semua itu adalah produk dari pendidikan, perubahan ekonomi, sosialisasi politik, terpaan informasi media, dan tentu saja pengalaman politik dari pemilu ke pemilu.

Buat saya, Laskar Rakyat yang paling utama. Mereka bukan saja tidak butuh slogan-slogan besar yang kosong, janji-janji yang tidak jelas definisinya, iklan-iklan yang meninabobokkan, termasuk provokasi, agitasi dan manipulasi politik yang tak bertatakrama. Laskar Rakyat yang sadar, mandiri dan rasional adalah masa depan demokrasi kita. Kemajuan dan martabat bangsa ada di pundak kolektif mereka. Tentu saja butuh inspirasi, motivasi dan keteladanan dari para pemimpin untuk bergerak menjadi kekuatan sejarah yang kuat dan tak terkalahkan. Wallahu a'lam

 

Comments

Hi. The first duty of a revolutionary is to get away with it.
I am from Brazil and too poorly know English, tell me right I wrote the following sentence: "Why benefited symbols need the market finally preferably and not?"

With best wishes :o, Stock ticker game piece.
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Batal
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment

Lawakan Ala Cilacap

English Arabic Chinese (Traditional) Hindi Italian Korean Portuguese Filipino Indonesian

Tradisi & Budaya

Lain - Lain


Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 19:45
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper
Senin, 30 Maret 2009 12:57
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal
Minggu, 15 Maret 2009 08:24
Petir Menyambar Rumah Warga
Rabu, 25 Februari 2009 08:45

Seputar Olahraga

  • Lippi Masih Seleksi Pemain ROMA - Pelatih Timnas Italia Marcelo Lippi mengaku sama sekali belum menentukan skuad terbaik timnya. Dia justru menyatakan kalau semua pemain yang ada saat ini masih dalam proses seleksi. Menyadari kalau...
  • United Kalah, Bukan Salah Vidic MANCHESTER - Mengaku kecewa dengan kekalahan yang diderita timnya saat berhadapan dengan Liverpool, Bek Manchester United Rio Ferdinand tetap menolak jika semua tudingan diarahkan kepada Nemanja Vidic....
  • Madrid Lepas 18 Pemain MADRID - Real Madrid langsung mengevaluasi skuadnya pascakegagalan di Liga Champions. Lebih lanjut Madrid akan melego 18 pemainnya di akhir musim ini. Seperti dikutip El Mundo Deportivo, Sabtu (14/3/2009),...
  • Arsenal Menangkan Duel Premier League vs Serie A ROMA - Habis sudah harapan wakil Italia berprestasi di Liga Champions musim ini. Italia harus mewakili ketangguhan klub Premier League setelah wakil terakhirnya AS Roma dibekuk Arsenal pada babak 16 besar...
  • Macau Grand Prix   Macau adalah pulau indah yang ramai dengan perjudian dan banyak hotel hotel megah yang baru didirikan sehingga menarik perhatian dunia, di Macau ini casino dan perjudian adalah legal. Kesekian kalinya...
  • 1
  • 2
109610
Hari iniHari ini33
KemarinKemarin229
Minggu iniMinggu ini262
Bulan iniBulan ini262
TotalTotal109610

  

Hakcipta © 2010 Cilacap Online. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.