Ditulis oleh Cilacap Online Selasa, 04 November 2008 17:25
Gelombang laut yang menghasilkan suara gemuruh disertai desiran angin pantai dipadu dengan nyiur pohon kelapa selalu membuat kesan tersendiri. Beragam kesan pun timbul, ada yang kagum, ada pula yang penasaran. Namun tak sedikit pula yang merasa takut. Takut bukan lantaran deburan ombak dan ganasnya gelombang, namun biasanya ketakutan dikaitkan dengan sesuatu yang berbau mistik. Setiap orang akan terkesan saat berjumpa dengan pantai berombak dan panorama alam sekitar yang indah.
Panorama pantai Widara Payung tak kalah menarik dibanding pantai lain seperti pantai Pangandaran. Pantai ini memiliki luas sekitar 500 ha dengan kondisi pantai yang sangat landai. Sepanjang pantai berderet ribuan pohon kelapa dan nyiur yang melambai menjadikan suasana pantai sejuk. Pantai Widarapayung berada di Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun atau kurang lebih 35 km kearah timur dari kota Cilacap.
Pemandangan alam bebas pantai Widarapayung bisa dinikmati pula di selter-selter dan juga warung-warung yang berada disepanjang pantai. Tak hanya hamparan pantai yang eksotis, indah dan menawan. Ombak yang relatif besar menantang peselancar untuk menikmati gulungan gelombang laut. Sehingga sayang untuk dilewatkan terlebih saat menjelang senja. Tak heran bila banyak wisatawan luar daerah yang datang, bahkan tak sedikit yang menghabiskan waktu dipantai. Mereka datang tidak hanya pada hari Minggu maupun hari besar seperti lebaran saja. Hampir setiap hari dari pagi hingga menjelang senja selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Disepanjang pantai ini warga setempat menyediakan papan selancar (surfing) yang dapat digunakan untuk berlatih selancar bagi pemula. Tak hanya itu, untuk memanjakan pengunjung juga tersedia kursi malas dan kursi panjang yang diletakan dibibir pantai.
Liveguard layaknya seperti dalam film Baywatch juga siap membantu dan memberikan pertolongan pertama bagi setiap pengunjung. Selain itu juga tersedia kolam renang dan pemandian air tawar yang bisa digunakan untuk segala umur usai bermain-main dipantai.
Meski belum tersedia resor maupun hotel disekitar pantai Widarapayung, namun tak mengurangi minat pengunjung yang datang untuk sekedar melepas penat dan menjauhkan dari polusi dan kebisingan.
Pemandangan alam bebas pantai Widarapayung bisa dinikmati pula di selter-selter dan juga warung-warung yang berada disepanjang pantai. Tak hanya hamparan pantai yang eksotis, indah dan menawan. Ombak yang relatif besar menantang peselancar untuk menikmati gulungan gelombang laut. Sehingga sayang untuk dilewatkan terlebih saat menjelang senja. Tak heran bila banyak wisatawan luar daerah yang datang, bahkan tak sedikit yang menghabiskan waktu dipantai. Mereka datang tidak hanya pada hari Minggu maupun hari besar seperti lebaran saja. Hampir setiap hari dari pagi hingga menjelang senja selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Disepanjang pantai ini warga setempat menyediakan papan selancar (surfing) yang dapat digunakan untuk berlatih selancar bagi pemula. Tak hanya itu, untuk memanjakan pengunjung juga tersedia kursi malas dan kursi panjang yang diletakan dibibir pantai.
Liveguard layaknya seperti dalam film Baywatch juga siap membantu dan memberikan pertolongan pertama bagi setiap pengunjung. Selain itu juga tersedia kolam renang dan pemandian air tawar yang bisa digunakan untuk segala umur usai bermain-main dipantai.
Meski belum tersedia resor maupun hotel disekitar pantai Widarapayung, namun tak mengurangi minat pengunjung yang datang untuk sekedar melepas penat dan menjauhkan dari polusi dan kebisingan.
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |














Comments
anak² ko pada ga post disini ya???
kalau banyak yang posting kan rame...
Aku yang di JKT aja masih ikut partisipasi
aku cinta tanah kelahiranku
PAGUBUGAN WETAN